GRESIK – Suasana hangat dan penuh keceriaan menyelimuti Yayasan Sosial Anak Yatim dan Fakir Miskin REITRA Gresik pada Sabtu, 7 Maret 2026. Himpunan Mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis (HMTLM) sukses menggelar agenda tahunan “Charity HMTLM 2026” sebagai wujud kepedulian sosial terhadap sesama.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Bapak Purwanto, M. Pd., selaku pengurus panti. Beliau menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa yang memilih REITRA sebagai tempat berbagi. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Ketua Umum HMTLM dan Ketua Pelaksana kegiatan yang menekankan pentingnya silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat.

Memasuki sesi inti, para peserta diajak menyelami materi yang sangat relevan menjelang bulan suci Ramadan. Tim HMTLM memaparkan keutamaan dan manfaat puasa, dimana puasa tidak hanya dari sisi spiritual, tetapi juga manfaatnya bagi kesehatan tubuh dan memberikan edukasi praktis mengenai tata cara cuci tangan yang baik dan benar sebagai langkah awal menjaga kesehatan. Sesi ini pun berlangsung meriah berkat kuis interaktif. Anak-anak tampak antusias berebut menjawab pertanyaan untuk mendapatkan apresiasi dari kakak-kakak mahasiswa.

Keseruan memuncak saat memasuki sesi games. Gelak tawa pecah saat para peserta dan panitia berbaur dalam permainan ketangkasan yang melatih kekompakan. Sebagai penutup yang menyentuh hati, acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan santunan secara simbolis.

Penyerahan Santunan secara simbolis oleh ketua umum HMTLM Chiilyatul Wafiroh kepada pengurus panti Bapak Purwanto, M.Pd (Nadya/HMTLM)
Penyerahan Santunan secara simbolis oleh ketua umum HMTLM Chiilyatul Wafiroh kepada pengurus panti Bapak Purwanto, M.Pd (Nadya Rahmah/HMTLM)

“Kegiatan ini adalah pengingat bagi kami bahwa kebahagiaan sejati ada pada saat kita bisa memberi manfaat bagi orang lain, terutama adik-adik di Yayasan REITRA ini,” ujar Ketua Pelaksana Charity HMTLM 2026 di sela-sela acara.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama menandai kegiatan Charity HMTLM 2026 resmi usai, namun semangat berbagi yang ditinggalkan diharapkan dapat terus menginspirasi banyak pihak untuk peduli terhadap sesama. (St)

Leave a Reply